suara itu terdengar menggema di telingaku
bising dan penuh isak
alunan ayat suci pun turut terlantun
"ada apa ini?", tanyaku
tak seorang pun menjawab
seakan tak peduli
aku berteriak pun tak disahut
ku dekati Mamaku
ku sentuh jemari tangannya
dan ku hapus air matanya
"Mah, kenapa?"
kosong dan tertutup bibirnya
ku lihat makam Papaku
tapi pandangan tak tertuju ke tempat itu
"Lalu siapa?"
aku berjalan melewati sekumpulan orang disitu
"Maaf, permisi, maaf, permisi.."
tertegun melihat sebuah kayu
yang terbenam di tanah
ada namaku disitu
aku telah MATI
menangis
menyesal
kenapa secepat ini Ya Rabb
aku belum sempat memberi sesuatu untuk Mamaku
aku belum sepenuhnya memenuhi kewajiban dariMu
La ilahaillallaah
Muhammadurrasulullaah
No comments:
Post a Comment